UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW SISWA KELAS VIII E MTSN PURWOSARI ROWOKELE SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Keywords:
learning model, Civics, Cooperative Jigsaw typeAbstract
The learning model used is a Jigsaw Cooperative learning model. Researcher interest in taking Jigsaw type cooperative learning models, because researchers see in Jigsaw type cooperative learning models all group members are given tasks and responsibilities, both individually and in groups. From the observations of researchers about student learning activities in class VIII-E, MTs Negeri Purwosari Rowokele Kebumen, it turns out that the Jigsaw type cooperative learning model can increase student learning activities. This can be seen by researchers from several things as follows: students can follow the learning process more passionate and enthusiastic, the emergence of students 'courage in conveying ideas or thoughts, growing student confidence in expressing their
opinions, increasing students' sense of responsibility in participating in learning, very less students who roam and annoy friends. Thus the Jigsaw cooparative learning model is very suitable to be applied in the Civics learning process in MTs Negeri Purwosari Rowokele Kebumen.
Key Word: learning model, Civics, Cooperative Jigsaw type
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang karyanya diterbitkan dalam Jurnal El-Hamra : Kependidikan dan Kemasyarakatan wajib menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya.
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Karya yang diterbitkan dilisensikan di bawah a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk berbagi karya dengan mengakui kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2. Distribusi Non-Eksklusif:
- Penulis diizinkan untuk membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan.
- Contoh distribusi non-eksklusif:
- Menyimpan karya di repositori institusional.
- Menerbitkan karya dalam buku.
- Dalam setiap bentuk distribusi non-eksklusif, pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini wajib dicantumkan.
3. Publikasi Online:
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online sebelum dan selama proses penyerahan.
- Contoh platform publikasi online:
- Repositori institusional.
- Situs web pribadi.
- Publikasi online karya sebelum dan selama proses penyerahan diharapkan dapat:
- Meningkatkan pertukaran informasi yang produktif.
- Meningkatkan kutipan dan jangkauan karya yang diterbitkan.

