PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA BERBASIS TAZKIYATUN NAFS DI SD NEGERI 1 KEMBARAN KULON KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA
Keywords:
Character Education, Tazkiyatun NafsAbstract
Elementary school children are the next generation who will determine the fate of a nation in the future. The character of elementary school children formed today will determine the character of a nation in the future. Character education in the elementary school environment then plays a very important role. This is because it can improve the quality of implementation and the results of education in schools that lead to the achievement of the formation of character and commendable morals in students. The character of elementary school students can be built in several ways. The results of the study stated that in SD Negeri 1 Kembaran Kulon, Purbalingga Subdistrict, Purbalingga Regency, character education based on Tazkiyatun Nafs was developed in the Islamic religious education curriculum and incorporating the values of tazkiyatun nafs in the student, daily, weekly, monthly basis education program. And the involvement of educators in the student habituation program. Character education is carried out in an integrated manner in each subject, the development of school culture, extracurricular activities and daily activities of students at home
Key Words: Character Education, Tazkiyatun Nafs
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang karyanya diterbitkan dalam Jurnal El-Hamra : Kependidikan dan Kemasyarakatan wajib menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya.
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Karya yang diterbitkan dilisensikan di bawah a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk berbagi karya dengan mengakui kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2. Distribusi Non-Eksklusif:
- Penulis diizinkan untuk membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan.
- Contoh distribusi non-eksklusif:
- Menyimpan karya di repositori institusional.
- Menerbitkan karya dalam buku.
- Dalam setiap bentuk distribusi non-eksklusif, pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini wajib dicantumkan.
3. Publikasi Online:
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online sebelum dan selama proses penyerahan.
- Contoh platform publikasi online:
- Repositori institusional.
- Situs web pribadi.
- Publikasi online karya sebelum dan selama proses penyerahan diharapkan dapat:
- Meningkatkan pertukaran informasi yang produktif.
- Meningkatkan kutipan dan jangkauan karya yang diterbitkan.

