Pembuktian Terbuka KUHAP Baru
Abstract
Sistem peradilan pidana kita berada di sebuah persimpangan jalan yang krusial. Di satu sisi, kita masih mewarisi tradisi hukum Eropa Kontinental yang menekankan peran hakim sebagai pencari kebenaran utama. Di sisi lain, tuntutan global akan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi manusia, yang dipercepat oleh revolusi digital, mendorong kita untuk mengadopsi prinsip-prinsip adversarial yang lebih terbuka. Buku ini dengan cemerlang menangkap dan menganalisis dilema tersebut, bukan sebagai sebuah pertentangan, melainkan sebagai sebuah peluang untuk melakukan sintesis kreatif: membangun sebuah sistem hibrida yang mengambil yang terbaik dari kedua tradisi, yang sesuai dengan karakteristik dan nilai-nilai ke-Indonesiaan. Karya ini lebih dari sekadar kompilasi pasal atau teori; ia adalah sebuah peta jalan intelektual. Penulis dengan sangat teliti memandu kita dari fondasi filosofis pembuktian, melalui mekanisme implementasi yang rumit, hingga tantangan-tantangan riil di lapangan. Analisisnya yang tajam mengenai peran teknologi, mulai dari e-discovery hingga blockchain dan AI, menunjukkan sebuah pemahaman yang visioner bahwa masa depan penegakan hukum tidak dapat dipisahkan dari inovasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.